Perjalanan Abankirenk 2004-sekarang

Sabtu, 31 Januari 2015 kemarin Abankirenk mengadakan Abankirenk’s Day. Acara ini diselenggarakan sebagai Launching Rebranding Abankirenk, yang nampak pada sisi logo, website, pelayanan, kantor cabang, dan seragam baru sekaligus perayaan ulang tahun Abankirenk yang ke 11.

Salah satu sesi pengisi pada acara ini diisi oleh Mas Mirwan, yang merupakan owner Abankirenk. Beliau menceritakan mengenai bagaimana awal mula Abankirenk berdiri hingga ada saat ini.

Abankirenk didirikan pada 15 Januari 2004, seperti yang udah temen-temen tahu sebelumnya. Mas Mirwan mendirikan Abankirenk ini bersama teman SMA nya, Mas Dicky. Pada saat itu, salah satu alasan mengapa mendirikan Abankirenk adalah dulu buku tahunan hanya berbentuk buku biasa, yang menggunakan pas foto dan berwarna hitam putih. Kemudian mereka berpikir, kenapa nggak dibikin yang lebih bagus aja? Dan muncullah Abankirenk.

kantor pertama

Pertama kali Abankirenk berdiri, kantornya hanya ada di kamar pribadi Mas Mirwan yang berukuran 3×3 m dengan 1 komputer dan printer. Karena masih awal berdiri, modal belum cukup, masih dengan peralatan seadanya. Saat itu mereka menambah teman, sehingga berjumlah 4 orang. Setelah itu, kantor pindah di kos-kosan, 1 kamar dengan teras kecil di depannya.

kantor mas rano

Setelah itu, kantor kembali pindah di Ruko di Ringroad Utara. Pada tahun 2010, Abankirenk pindah kantor ke Jl. Palagan Tentara Pelajar, sebelah Hotel Hyatt. Namun karena banguna tersebut butuh beberapa renovasi, maka kantor kembali pindah di Jl. Pandega Martha. Pada tahun 2011, setelah kantor di Jl. Palagan selesai direnovasi, kantor kembali dipindahkan. Namun kantor di Jl. Pandega Martha masih digunakan untuk fotografer dan desainer. Beberapa bulan kemudian, desainer memiliki kantornya sendiri di daerah Kayen, Gang Timor Timur. Pada tahun 2012, kantor akhirnya berada di bangunan yang ditempati saat ini, Jl. Intan no 1 Jombor Kidul, Sinduadi, Mlati, Sleman.

Picture1

Picture2

 

kantor desainer

kantor fotografer pogung

kantor desainer kayen

Pada awal mula berdirinya Abankirenk hanya beranggotakan 4 orang, saat ini telah memiliki lebih dari 150 orang pegawai. Keseratus lima puluh pegawai tersebut itu berada di banyak daerah di Indonesia. Kantor cabang pertama yang didirikan adalah Abankirenk Semarang pada tahun 2010. Pada tahun 2011, Abankirenk kembali mendirikan cabang yaitu Abankirenk Solo dan Abankirenk Purwokerto. Dan pada tahun 2012, Abankirenk Jakarta berdiri. Dan pada tahun 2015 ini, keluarga Abankirenk bertambah satu, yaitu Abankirenk Malang.

kantor jombot

kantor cetak 2

 

 

kantor cetak

kantor fotografer jakal 2

kantor fotografer jakal

Tidak hanya itu, pada tahun 2014, Abankirenk memperlebar bisnisnya pada bagian cetak. Hal yang pertama dibuat adalah bagian Finishing Buku. Kemudian pada tahun 2014 akhir, Abankirenk membeli mesin cetaknya sendiri.

abankirenk jakarta

abankirenk semarang

abankirenk solo

Perkembangan Abankirenk yang tidak berhenti, tentu saja berkat kerja keras dari teman-teman Abankirenk sendiri. Selain itu, kepercayaan temen-temen SMA untuk terus membuat buku tahunannya di Abankirenk juga menjadi hal penting mengapa Abankirenk terus maju. Dan tidak lupa, rencana-rencana, mimpi-mimpi, dan aksi yang dilakukan oleh Mas Mirwan juga terus membawa Abankirenk bergerak maju 😀

No Comment

leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.