5 Animator Indonesia di Kancah Dunia

Animasi merupakan salah satu film yang cukup banyak diminati. Nggak cuma anak-anak, yang udah dewasa bahkan orang tua juga banyak yang minat pada genre film yang satu ini. Tapi sayangnya, kebanyakan film animasi merupakan buatan luar negeri. Jarang sekali film animasi buatan indonesia, kalaupun adanya, belum menjadi favorit penonton bioskop Indonesia.

Nggak cuma animasi aja, film-film dengan special effect, biasanya merupakan film action atau scie-fi, juga sangat banyak diminati. Beberapa sinetron di Indonesia telah menggunakan special effect, hanya saja hasilnya masih belum sebaik luar negeri. Apakah karena kemampuan SDM di Indonesia kurang mumpuni?

Kalo dibilang kurang mumpuni sepertinya tidak sesuai. Ada beberapa orang kelahiran, ata bahkan berwarga negara, Indonesia memiliki kemampuan yang sangat baik dalam hal special effect sampai animasi. Bahkan kemampuannya sudah diakui di luar negeri. Siapa aja sih?

  1. Andre Surya
    Andre Surta merupakan salah satu yang terlibat dalam film Hollywood seperti Transformer, Iron Man, Star Trek, dan Terimnator Salvation. Ia merupakan satu-satunya digital artist asal Idonesia di divisi Industrial Light and Magic Lucasfilm Singapore. Pada film tersebut, Andre lebih banyak berperan mengerjakan bagian lighting, proses kreatif yang membuat nuansa tiga dimensi terlihat menarik dan menyatu dengan background aslinya dalam lingkup posisi cahaya.
  2. Griselda Sastrawinata

Nggak Cuma cowok, cewek yang satu ini juga terlibat dalam film Hollywood yang sukses, Shrek. Griselda merupakan satu dari lima perempuan yang bekerja sebagai seniwati di Dreamworks. Griselda juga menjadi pengejar di Art Center College of Design, Pasadena, California, Amerika Serikat.

  1. Christiawan Lie

Kalau di atas tadi terlibat dalam pembuatan film Hollywood, pria yang satu ini terlibat dalam komik di AS. Pernah baca transformes atau GI Joe? Yap, Christiawan Lie menjadi salah satu ilustrator dalam dua komik tersebut. Selain itu, ia juga mengerjakan proyek besar lainnya seperti Spiderman 4, Star Wars, dan Lord of The Rings.

  1. Wira Winata
    Wira berhasil membuat film animasinya sendiri yang berjudul The Little Red Plane, yang merupakan final project kelulusan di Art Centre Collage of Design Passadena, California, Amerika Serikat. Saat ini Wira sukses berdiri dengan perusahaan yang didirikannya bernama Shadedbox. Nggak tanggung-tanggung, perusahaannya teleah bekerja sama dengan perusahaan lain seperti Cartoon Network, The Gotham Group, Buena Vista Games, Sony Computer Entertainment of America, Microsoft, Midway Games, dan Landor.
  2. Rini Sugianto

Ada yang pernah menonton serial film Tintin? Rini Sugianto turut berperan penting dalam serial film tersebut. Ia mengerjakan total 70 shot pada film tersebut. Selain itu, ia juga menjadi satu-satunya wanita Indonesia yang terlibat dalam film Hobbit 2: The Desolation of Smaug karena kecintaannya pada karakter fiksi Tintin.

No Comment

leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.