Asal-Usul Hari Ibu Nasional

Ibu merupakan sosok yang harus kita hargai keberadaannya. Dimulai dari 9 bulan berada di dalam kandungannya, menambah beban yang harus beliau bawa kemanapun beliau pergi. Setelah itu selama kita balita, segala hal diurus oleh beliau, bahkan untuk mandi atau buang air. Dan sampai saat ini, masih banyak hal yang dilakukan oleh ibu untuk kita. Tentu saja kita harus mengapresiasi hal yang telah dilakukan oleh para ibu. Salah satunya adalah adanya peringatan hari ibu nasional.

Peringatan hari ibu ini dimulai dari berkumpulnya para anggota 30 organisasi perembpuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatra. Para anggota kongres ini mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Para pejuang wanita ini berkumpul untuk menyaukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum wanita. Mereka menggarap berbagai isu tentang persatuan wanita Nusantara, pelibatan wanita dalam perjuangan melawan kemerdekaan, pelibatan wanita dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, perdagangan anak-anak dan kaum perempuan. Selain masalah keterkaitan wanita dengan negara, mereka juga membicarakan isu mengenai wanita itu sendiri, seperti perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita, pernikahan usia dini bagi wanita, dan masih banyak lagi.

Kongres yang diadakan selama 3 hari itu menghasilkan, salah satunya, Kongres Wanita Indonesia atau biasa disebut Kowani. Penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu dilakukan saat Kongres Perempuan Indonesia III pada ahun 1938. Penetapan ini kemudian disahkan oleh Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden no. 316 tahun 1959.

Berdirinya organisasi wanita pada saat itu dan penetapan hari ibu tersebut diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19, seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said, dan lain lain. Selain itu, Hari Ibu juga waktu dimana kita mengenang semangat dan perjuangan para wanita dalam upaya perbaikan kualitas bangsa.

Namun, seiring berjalannya waktu, arti Hari Ibu telah sedikit bergeser. Pada saat ini, Hari Ibu diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu. Tidak jarang, beberapa perlombaan, kegiatan, dan pembagian hadiah dilakukan kepada para wanita atau para ibu, seperti memberikan kado istimewa, bunga, aneka lomba untuk para ibu, atau membebaskan para ibu dari kegiatan rumah tangga.

Kalo kamu biasanya melakukan apa sih di hari ibu?

No Comment

leave a Comment