GLORIA, MENDADAK RAMAI SETELAH GAGAL DIKUKUHKAN

Masih ingat dengan sosok Gloria? Ya! Gloria, namanya menjadi perbincangan publik setelah ia menjadi satu-satunya calon anggota paskribaka yang gagal dikukuhkan oleh Presiden Jokowi dari 68 peserta calon anggota paskribaka waktu itu.

Gloria disebut-sebut memiliki dua kewarganegaraan, hal itu lah myang menyebabkan ia gagal dikukuhkan sebagai anggota paskibraka upacara peringatan kemerdekaan RI ke 71 pada 17 Agustus lalu di istana negara. Segala jerih payah usahanya sirna begitu saja. Padahal Gloria telah melewati seleksi tingkat nasional dan mengikuti pelatihan mewakili provinsinya. Namun, tidak ada yang bisa ia lakukan saat ia menyandang status kewarganegaraan Perancis yang dibawa oleh Ayahnya. Dalam sebuah media online dutuliskan bahwa ia tak meminta memiliki warga kenegaraan lain, Indonesia adalah nafasnya.

Rasa kecewa dan sedih pasti sangat dirasakan oleh Gloria. Betapa tidak, pemabatalannya menjadi anggota paskribaka diketahuinya hanya beberapa hari sebelum hari pelaksanaan tiba. Ya, tentu namanya sontak ramai dibicarakan media. Namanya muncul menjadi bahan perbincangan di berbagai media bahkan beberapa media online menuliskan kisah Gloria berkali-kali di halamannya.

Namun, yang sudah terjadi biarlah berlalu. Semua itu bisa menjadi pelajaran berharga bagi Gloria dan juga masyarakat Indonesia. Gloria pasti telah memperoleh banyak pengalaman setelah melewati masa pelatihan bersama siswa-siswi terbaik dan terpilih se Indonesia yang tergabung dalam pasukan pengibar sang saka Merah Putih di istana negara. Cerita itu pastilah tidak dimiliki oleh siswa-siswi yang lainnya. Selain itu, hal ini tentunya menjadi pelajaran bagi pemerintah Indonesia agar lebih teliti lagi dalam melakukan persiapan peringatan kemerdekaan RI.

Nah, menurut kalian hikmah apa sih yang bisa diambil dari kisah Gloria ini? Yuk share di kolom comment berikut!

 

 

No Comment

leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.