Harga Buku Tahunan Sekolah Mahal? Ada Solusinya

Harga Buku Tahunan Sekolah Mahal? Ada Solusinya

Buku tahunan jadi salah satu kenang-kenangan yang bisa kamu simpen dan bawa terus. Karena harus long lasting, buku tahunan tentu harus tahan lama dan memberi kesan yang mendalam. Nah buat mewujudkan itu, nggak jarang butuh biaya yang cukup besar. Kalo biaya seadanya takutnya biasa aja, tapi kalo mau yang bagus, dana yang dikeluarin cukup besar. Bingung?

Kalo kamu bener-bener pingin mengusahakan buku tahunan yang bagus, kamu pasti juga bisa mengusahakan untuk dana yang cukup tinggi itu. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan buat mengantisipasi soal dana buku tahunan itu.

Sponsor

Buku tahunan ada sponsornya? Emang bisa? Bisa kok, udah ada beberapa sekolah yang pake sponsor di buku tahunannya. Yah, jadi kurang bagus dong buku tahunannya karena ada iklannya? Ah, nggak juga. Iklannya kan ada di halaman paling belakang buku tahunan kamu. Dari depan sampai halaman sebelum iklan akan full foto kamu, temen-temen kamu, guru, dan gedung sekolah kok πŸ˜€

Sponsornya darimana? Banyak πŸ˜€ kebanyakan buku tahunan yang pake sponsor, sponsornya adalah bimbingan belajar dan universitas swasta yang ada di kotanya. Bimbel yang ada di kota kamu pasti nggak cuma satu kan, nah itu bisa kamu coba minta jadi sponsor buku tahunan kamu semua. Dan universitas swasta juga bisa kamu coba untuk minta sponsor. Atau ketika ada perusahaan lain yang memungkinkan untuk kamu minta sponsor juga bisa kamu coba kok πŸ˜€

Donatur

Diantara temen-temen satu angkatan kamu, mungkin ada orang tua nya yang punya rejeki lebih. Beliau juga bisa jadi sasaran kamu untuk kamu mintai dana sebagai donatur buku tahunan. Sebagai timbal baliknya, kamu bisa cantumkan foto beliau di halaman belakang buku tahunan kamu, kalo cuma satu, atau nama-nama beliau, kalo banyak. Makin banyak yang bisa kamu dapet, makin dikit juga yang harus kamu bayarkan πŸ˜€

Tabungan harian

Tabungan ini berasal dari kalian masing-masing. Misalnya harga buku tahunan kamu Rp 300.000. Kamu punya waktu 4 bulan sampai buku tahunan jadi dan kamu harus melunasi pembayaran. Nah, kamu bisa bagi total jumlah pembayaran kamu dengan jumlah hari sampai harus lunas, kalo ada 4 bulan, kita hitung per bulan 25 hari ya karena minggu libur, jadi total ada 100 hari. Nah, Rp 300.000 dibagi dengan 100 hari. Per hari kamu nabung Rp 3.000 aja kok.

Kamu bisa mulai nabung bahkan dari hari sebelum kamu tau siapa organizer buku tahunan kamu. Sambil cari siapa yang bikin buku tahunan, sambil nyicil untuk pembayarannya. Yang punya tugas paling berat adalah bendahara kelas karena tiap hari harus nagih cicilan pembayaran buku tahunan, tapi demi dapet buku tahunan yang bagus, kenapa nggak?

Atau kalopun nggak Rp 3000, kamu bisa kurangi. Misal, kamu hanya dapet β€œsumbangan” dari orang tua kamu Rp 150.000, sedangkan sisanya harus kamu usahakan sendiri. Nah, kamu bisa tuh hanya memberikan Rp 1.500 per harinya. Nggak banyak ngurangi uang jajan kamu dan tidak akan sangat memberatkan kamu kok πŸ˜€

Setiap keinginan bisa terpenuhi kalo ada usaha yang sungguh-sungguh. Jadi kadang ini bukan masalah mampu atau nggak, tapi mau apa nggak πŸ˜€

No Comment

leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.