Hari Palang Merah Sedunia

Tanggal 8 Mei merupakan peringatan Hari Palang Merah Sedunia yang sekaligus merupakan hari lahir Bapak palang Merah, Jean Henri Dunant, seorang pengusaha berkebangsaan Swiss.

Awal mula berdirinya Palang Merah adalah saat Jean Henri Dunant melewati Perang Solferino pada 1859. Beliau melihar banyak prajuri, orang desa, dan korban perang lainnya yang mati karena tidak ada pengobatan yang mencukupi. Hal tersebut menggerakkan hatinya untuk melakukan tindakan. Hal pertama yang ia lakukan adalah membuat buku yang berjudul “Kenangan dari Solferino” yang menceritakan perjalanannya. Buku tersebut ia terbitkan sendiri. Buku tersebut mengandung 2 gagasan, yaitu perlunya mendirikan perhimpunan bantuan di setiap negara yang terdiri dari sukarelawan untuk merawat orang yang terluka pada waktu perang dan perlunya kesepakaan internasional guna melindungi prajurit yang terluka dalam medan perang dan orang-orang yang merawatnya serta memberikan status netral kepada mereka.

Buku tersebut ia kirimkan kepada keluarga-keluarga terkemuka di Eropa dan juga kepada pemimpin militer, politiku, dermawan, dan teman-temannya. Usaha tersebut membuahkan hasil yang tidak terduga. Sampai pada akhirnya ia mendirikan Komite Tetap Internasional untuk Pertolongan Prajurit yang Terluka pada 1863.

Pada Oktober 1863, Komite tersebut membuat konferensi. Hasil konfeensi tersebut adalah satu konvensi dari sepuluh pasal, yang salah satunya mengganti nama menjadi Komite Internasional Palang Merah dan membuat tanda bagi sukarelawan yaitu palang merah di atas dasar putih. Konferensi ini dihadiri perwakilan 16 negara, Austria, Belanda, Spanyol, Perancis, Swedia, Swiss, dan lain sebagainya.

Pada tahun 1964, dilaksanakan konvensi Jenewa. Pada konvensi tersebut lahirnya HPI modern. Konvensi kedua ini dilakukan untuk mewujudkan ide Dunant yang kedua, yaitu untuk memperbaiki situasi prajurit yang terluka pada saat peperangan dan membuat negara-negara memberikan status netral pada prajurit yang terluka dan orang-orang yang merawatnya, yaitu personil kesehatan.

Pada tahun 1919, Hensry P. Davison mengusulkan untuk menfederasikan perhimpunan palang merah dari berbagai negara menjadi sebuah organisasi setara dengan liga bangsa-bangsa, dalam hal peperangan dunia untuk memperbaiki kesehatan, mencegah penyakit, dan mengurangi penderitaan. Konvensi ini muncul akibat dampak dari perang dunia pertama. Sebagian besar daerah di Eropa sangat kacau, populasi berkurang drastis akibat epidemi.

Liga Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah lalu terbentuk secara fomral di Paris pada 5 Mei 1919 dengan tujuan memperbaiki kesehatan pada negara-negara yang telah sangat menderita setelah perang. Liga tersebut juga bertujuan untuk memperkuat dan menyatukan aktivitas kesehatan yang sudah ada dalam Perhimpunan Palang Merah dan untuk mempromosikan perhimpunan baru. Sejak tahun 1939, markas permanen Palang Merah berada di Jenewa. Pada tahn 1991, keputusan diambil untuk mengubah nama menjadi Federasi Internasional perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah atau lebih dikenal dengan IFRC secara internasional.

 

1 Comment

leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.