Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Indonesia

Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi temen-temen yang merayakan. Gimana Idul Fitri nya kemarin? Lancar kan? Seneng dong bisa ketemu sama keluarga besar, sepupu-sepupu yang jarang banget ketemu?

Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan atau hari besar bagi umat muslim saja, tapi muncul juga tradisi di Idul Fitri. Tradisi ini bukan merupakan bagian dari ibadah wajib pada saat Idul Fitri, namun menjadi bagian yang tidak bisa ditinggalkan oleh masyarakat. Apa aja sih Trandisi Idul Fitri di Indonesia?

  1. Silaturahmi

Hari Raya Idul Fitri ini identik dengan kembali ke fitrah atau suci, salah satunya dengan cara saling memaafkan kesalahan orang-orang di sekitar kita. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meminta maaf, salah satunya dengan berkunjung langsung ke rumah yang bersangkutan sekalian menjalin silaturahmi. Orang yang biasa didatangi adalah saudara, relasi, dan teman. Biasanya yang dikunjungi adalah saudara yang lebih tua dan relasi yang lebih dihormati.

  1. Sungkem

Tradisi ini kebanyakan dilakukan oleh penduduk di Jawa. Sungkem disini adalah mengucapkan maaf dengan cara mencium paha, orang tua duduk di kursi dan kita bertumpu pada lutut lalu menunduk dan mencium lutut orang tua kita. Tidak hanya dilakukan kepada orang tua, tradisi ini juga dilakukan kepada nenek dan kakek kita. Biasanya sungkem dilakukan persis setelah sholat Idul Fitri selesai dilaksanakan.

  1. Angpao

Walaupun tidak semua menggunakan, tapi cukup banyak yang memberikan angpao pada saat Idul Fitri. Angpao ini nggak cuma diberikan kepada anak-anak, tapi juga kepada remaja bahkan sampai kepada yang sudah cukup dewasa. Angpao ini biasanya adalah bentuk zakat mal si pemberi.

Tradisi apa lagi nih yang biasa dilakukan saat Idul Fitri di rumah atau keluarga kamu?

No Comment

leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.