World Population Day

Tanggal 11 Juli menjadi hari peringatan sebagai Hari Populasi Dunia. Gimana tuh maksudnya? Kita diajak untuk memperingati kenaikan jumlah populasi di dunia. Kenapa peningkatan populasi ini perlu dipermasalahkan? Karena peningkatan populasi yang terlalu cepat akan membuat mengakibatkan pada banyak hal, misalnya ketersediaan lahan, air, kesehatan, kesejahteraan, dan lain-lain.

Peringatan ini dimulai pada tahun 1968, pemimpin dunia memproklamasikan bahwa setiap individu memiliki hak asasi untuk menentukan secara bebas dan menentukan jumlah dan waktu kapan untuk memiliki anak. Hingga 40 tahun kemudia, kontrasepsi modern masih berada di luar jangkaun jutaan laki-laki, wanita, dan anak muda.

Hari Populasi Dunia didirikan pada tahun 1989 sebagai hasil dari peringatan Hari 5 Milyar yang diperingati pada 11 Juli 1987. Semenjak itu, dengan dorongan Perserikatan Bangsa-Bangsa Dana Kependudukan (UNFPA), pemerintah, lembaga non pemerintah, institusi, dan individu mengatur berbagai kegiatan edukasi untuk merayakan event tahunan ini.

Tujuan dari peringatan ini adalah untuk mengontrol jumlah penduduk di dunia. Kamu pasti pernah denger kan satu keluarga yang memiliki 13 anak? Kebayang nggak gimana si ibu melahirkannya? Gimana kesejahteraan keluarga tersebut? Apakah masing-masing anak mendapatkan pendidikan yang sama? Apakah masing-masing anak mendapatkan makanan yang sama? Apakah rumah yang ditinggali cukup untuk menampung seluruh keluarga? Bagaimana pasokan airnya, apakah layak dan cukup? Banyak hal yang perlu dipertimbangkan untuk memiliki anak, apalagi dalam jumlah yang banyak. Oleh karena itulah, penting bagi kita untuk memiliki rencana kapan dan berapa jumlah anak yang kita miliki. Ya, mirip-miriplah dengan peringatan hari keluarga berencana di Indonesia 😀

No Comment

leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.